LifestyleTraveling

Keren! Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni Mirip Bandara

Transportasi adalah salah satu elemen penting untuk mendukung aktivitas dan mobilitas. Indonesia sendiri kalau menurut gua sudah mulai lebih berkembang dalam dunia transportasi. Seperti Moda Raya Terpadu yang telah secara resmi beroperasi pada bulan Maret 2019 ini, yang merupakan transportasi modern yang dimiliki Indonesia saat ini.

Sebagai anak perantau, gua itu paling sering yang namanya kangen kampung halaman. Kampung halaman gua ada di Bandar Lampung. Dan dari Jakarta, bisa ditempuh melalui jalur darat, laut dan pesawat dengan durasi perjalanan yang gak begitu lama.

Akhir pekan lalu, gua pulang ke Bandar Lampung dan memilih melalui jalur darat. Dengan bus jurusan Merak, gua bertolak dari Jakarta pukul 10 malam. Setibanya di Pelabuhan Merak, sekitar pukul 1:30 dini hari, gua langsung menuju pintu masuk pelabuhan untuk membeli tiket.

Kebetulan aja, bus dari Jakarta itu nurunin gua tepat di gerbang menuju Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni. Karena penasaran dan gua juga belom pernah naik kapal ferry eksekutif Merak-Bakauheni, gua putuskan untuk nyobain.

Baca Juga: Naik MRT di Jakarta Jadi Pilihan Transportasi untuk Mobilitas yang Nyaman

Sesampainya di dekat pintu masuk, gua udah amazed karena tampilannya yang kayak di bandara. Karena gua tiba di sana udah dini hari, jadi keadaan sepi banget. Tapi petugas di sana sigap gitu nanggepin kedatangan gua. Karena agak bingung gua tanya-tanya ke petugas pintu masuk dan beliau mengarahin gua untuk naik satu lantai di mana gua bisa membeli tiket keberangkatan.

https://www.instagram.com/p/BwJbFjcFwNA/

Menuju Terminal/ Dermaga Eksekutif Merak
Penampakan Luar Dermaga Menuju Pintu Masuk

Pembelian Tiket Kapalnya Pakai E-Money

Semua lantai dilengkapi dengan eskalator dan lift sebagai salah satu sarana yang memudahkan para pengguna layanan. Sampai di loket pembelian, gua harus ngisi saldo e-money dulu di gerai pengisian e-money 24 jam, karena mereka hanya menerima pembayaran untuk pembelian tiket menggunakan e-money saja. Gak cuma layanan kapal eksekutif aja sih, tapi yang layanan penyebrangan Merak-Bakauheni yang biasanya juga sekarang pada pake e-money.

Tempat Pembelian Tiket Kapal Ferry Eksekutif

Perlu dicatat, kalau PT ASDP Indonesia Ferry hanya melayani pembayaran non tunai dengan kartu e-moeny milik pemerintah, seperti BRI (Brizzi), BNI (Tap Cash), Bank Mandiri (Mandiri e-Money), dan BTN (Blink). Pastikan kalian setidaknya punya salah satu dari kartu e-money yang disebutkan kalau mau menggunakan layanan penyebrangannya ya.

Tarif Tiket Kapal Ferry Eksekutif

Untuk nikmati pelayanan penyeberangan kapal eksekutif, ada tarif yang dibagi menjadi dua; penumpang pejalan kaki dan penumpang dengan kendaraan bermotor. Tarif penumpang pejalan kaki adalah Rp50.000 per orang dewasa dan Rp34.000 per anak-anak. Untuk kendaraan bermotor, dibagi berdasarkan golongan kendaraan bermotornya. Untuk lengkapnya liat daftar berikut ini ya

Sumber: Tribun Lampung

 

Fasilitas-Fasilitas yang Memanjakan Para Pengguna Layanan

Memang PT ASDP Indonesia Ferry ini memanjakan para pengguna layanan dermaga eksekutif dengan berbagai fasilitas, seperti layanan penyeberangan, tempat atau ruang tunggu, layanan pusat perbelanjaan yang menjual cinderamata, restoran bahkan hotel.

Karena kemarin gua udah tengah malam banget jadi gerai dan restorannya udah pada tutup. Selain itu, adapula fasilitas garbarata atau sering juga disebut tangga atau jalan belalai, yang disediakan khusus buat penumpang mobil pribadi dan pejalan kaki. Udah makin macem kayak di bandara kan hehe

Satu fasilitas yang gua coba saat berlayar di kapal kemarin adalah fasilitas toilet. Gua itu paling males naik kapal ferry itu ya toiletnya yang kotor, tapi ini enggak, toiletnya bersih. Buat gua nyaman menggunakan fasilitas ini. Ada juga mushola di tingkat dua yang cukup luas yang bukan buat selonjoran atau bahkan tiduran.

Musholanya buat sholat ya guys! Kalau mau tidur, fasilitas tempat istirahat juga udah disediain di Kapal Ferry Eksekutif ini. Ada yang ruang lesehan dan family room, juga ada juga yang ruang bisisnya yang menggunakan AC. Satu hal lagi yang buat gua seneng adalah, semua fasilitas ruangannya gratis.

Waktu Tempuh Singkat

Satu alasan kenapa gua pengin coba naik kapal eksekutif ini, karena kita bakal dimanjain dengan waktu tempuh yang lebih cepat. Kalau penyeberangan di Selat Sunda biasanya memakan waktu 2,5 jam, nah pengguna layanan ini akan hanya akan berlama-lama di laut hanya sekitar lebih kurang 1 jam aja. Dan ini terbukti, gua berangkat dari Merak pukul 02:00 dan sampai di Bakauheni pukul 3:20 Canggih, kayak pake NOS!

Sempat menilik laman website-nya ASDP Indonesia Ferry, Terminal Eksekutif Merak diberi nama Sosoro yang berati rumah adat Badui dan Terminal Eksekutif Bakauheni diberi nama Anjungan Agung yang merupakan rumah adat Lampung yang artinya rumah besar.

Supaya gak nunggu lama di ruang tunggu, kamu harus tau dulu jadwal keberangkatan dari Merak ke Bakauheni atau sebaliknya ya. Untuk jadwal keberangkatannya di ASDP Indonesia Ferry.

Nah, semua fasilitas keren dari Dermaga dan Kapal Eksekutif Merak-Bakauheni ini akan tetap dan selalu bisa dinikmati kalau kita juga bisa ikut berperan dalam merawatnya. Jadi, yuk, mulai sama-sama untuk ikut merawat semua fasilitas apa pun di Dermaga dan Kapal Eksekutif Merak-Bakauheni.

Firdaus Soeroto

He is the second child of three children coming from a humble family background, and he is feeling blessed to be where and what he is today.

Related Articles

17 Comments

  1. Aseli ini Dermaga Eksekutif Bakauheni nya keren banget. Terima kasih buat ulasan lengkapnya, Daus. Berguna banget kalo niat ke Lampung via jalan darat.

  2. Baru tahu, kalau ada dermaga eksekutif di Merak dan Bakauheni :p

    Taunya ya cuma dermaganya aja udah bagus. Hehe…. Tanpa tau ada pembagian kelas eksekutif dan kelas ekonomi.

    Dan sepertinya ada kenaikan tarif tiket ferry ASDP juga, atau ini tarif untuk yang eksekutif? Mohon info Kakak…. Terimakasih sudah berbagi cerita 🙂

  3. Jadi tertarik nyebrang via Merak kalau looknya sekeren dan cukup nyaman ini.
    Alhamdulillah pembayarannya sudah bisa pakai emoney, karena suka males bawa uang cash.
    Terima kasih sharingnya kak.

  4. Di awal baca tulisan Kak Daus saya masih ndak yakin kalau Dermaga Merak Bakauhemi kerennya seperti Bandara. Eh pas liat foto2nya…. duh keren banget ya. Semoga pengguna dermaga bersama2 menjaga keelokan fasilitas dermaga ini ya kak…

  5. Terakhir kesana dua tahun lalu dan sudah tengah malam. Jadi gak bisa liat mewahnya pelabuhan itu. Jadi pengen dolan ke lampung lagi.

  6. Thanks daus infonya..
    Jadi bikin semangat buat nyoba alternatif transportasi lain buat ke lampung..
    Cocok bgt buat backpackeran 🙂

  7. Wah baru tau nih kak.. Hehe. Emang belum pernah naik kapal selain waktu nyebrang di danau toba sih.
    Jadi kepingin main2 ke dermaga walau ngga naik kapal 😂

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button