Lifestyle

Kalau Dekat, Jalanin Aja!

on
22 August 2019

Bulan Juni lalu, Jakarta dinobatkan menjadi kota terpolusi di dunia versi airvisual.com. Berita ini membuat heboh bahkan banyak media berita membuat konten tentang kejadian tersebut. Saya sebagai salah seorang yang mendiami tanah Betawi ini, jujur, terkejut juga. Bayangin aja, berarti polusi udara di Jakarta ini udah paling buruk di level dunia.

Banyak faktor-faktor yang mendukung terciptanya polusi udara di Daerah Khusus Ibu Kota ini. Diantaranya adalah asap dari pembangunan pabrik dan faktor yang paling dekat dengan kita yaitu asap kendaraan bermotor. Asap kendaraan bermotor yang ada di Jakarta memang udah super duper mengkhawatirkan.

Dari banyaknya berita tentang polusi udara dan asap kendaraan bermotor yang menjadi sumber utama polusi di Jakarta, menciptakan pernyataan yang sangat dramatis, yaitu bahwa udara di Jakarta sudah tidak layak untuk dihirup. Gila sih memang!

Sebagai milenial di Indonesia khususnya yang tinggal di Jakarta, saya harus punya andil dalam meminimalkan tingkat bahaya polusi di kota dengan seribu kemacetan ini. Salah satu yang paling mudah dilakukan yaitu mengurangi menggunakan kendaraan pribadi dan mulai sesering mungkin menggunakan transportasi umum massal. Memang terdengar seperti hal yang biasa-biasa aja, tapi dengan kita menggunakan transportasi umum massal, kita berarti ikut sama-sama kurangi penggunaan bahan bakar sekaligus mengurangi mengeluarkan asap residu kendaraan bermotor pribadi yang makin banyak di Jakarta.

Ada satu hal sederhana yang bisa kita lakukan yang rupanya punya dampak besar untuk kesehatan kita dan polusi di Jakarta, yaitu dengan berjalan kaki. Menurut American Cancer Society yang melakukan studi pada seribu pria dan wanita menemukan bahwa yang berjalan setidaknya 20 menit per hari selama minimal lima hari seminggu, memiliki kecendrungan sakit 43% lebih rendah. Keren banget kan faktanya?

 

 

Nah, hari Rabu kemarin tepatnya tanggal 21 Agustus lalu, saya kebetulan ada meeting di daerah Dukuh Atas. Saya yang tinggal di daerah Kalibata, memutuskan untuk naik Commuter Line dari Stasiun Kalibata dan menuju ke Stasiun Sudirman, karena Stasiun Sudirman adalah stasiun Commuter Line terdekat dari tempat meeting.

Sebenarnya banyak banget himbauan dari pemerintah, terutama dari Kementerian Perhubungan yang mencanangkan untuk mempergunakan transportasi umum massal agar mengurangi polusi di Ibu Kota, namun selain memberikan himbauan, pemerintah bersama Kementerian Perhubungan juga menurut saya sudah sangat baik dalam memperbaiki fasilitas dan sistem transportasi umum massal di Jakarta khususnya. Naik transportasi umum massal jadi gak perlu ribet dan menyusahkan kita kan…

Sesampainya di Stasiun Sudirman, saya putuskan untuk berjalan kaki ke tempat meeting saya. Jalanan dan trotoar yang sangat memadai dengan suasana yang keren dan nyaman, cocok banget buat para pejalan kaki lalu lalang di sekitaran Stasiun Sudirman dan Stasiun MRT Dukuh Atas.

Pas banget, ketika saya melintas di daerah pelataran pintu masuk Stasiun MRT Dukuh Atas, sedang ada kampanye #JalanHijau yang dilakukan oleh BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek) dan Kementerian Perhubungan Indonesia, yaitu kampanye untuk naik transportasi umum yang dilanjut dengan berjalan kaki.

Akses Pejalan Kaki dari/ ke St. Sudirman

Pelataran St. MRT Dukuh Atas

Pelataran St. MRT Dukuh Atas

Kampanye #JalanHijau ini artinya apabila semakin banyak masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan angkutan umum serta berjalan kaki maka jalanan akan menjadi semakin ramah lingkungan atau hijau, yang tentunya akan memberikan banyak dampak positif baik secara individu maupun bagi masyarakat secara umum.

Para siswa-siswi dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat ikut turun ke jalan dan membantu menyukseskan kampanye ini dengan menanyakan survei kepada para pejalan kaki yang lewat, termasuk saya yang kebetulan menyusuri di jalanan itu.

Mereka bersama-sama menyampaikan pesan-pesan apresiasi kepada para pejalan kaki dengan menggunakan spanduk-spanduk dan juga membagikan masker, pin, kipas dan tumbler yang berisikan pesan dan ajakan untuk beralih menggunakan transportasi umum massal dan berjalan kaki.

Yuk, udah saatnya deh bareng-bareng bersihin udara Jakarta dari polusi dengan kurangi atau bahkan beralih ke transportasi umum dan berjalan kaki. Sudah jalan kaki dan naik transportasi umum hari ini?

TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.